30 October 2009


                Kisah menarik selalu terjadi setiap hari, seakan Allah ingin mengirim pesan-pesan ringan di sela-selanya agar manusia banyak belajar. Dua hari yang lalu saya bersama beberapa rekan dikondisikan dalam salah satu situasi pembelajaran berharga itu. Adalah botol selai yang memberikan kami pelajaran. Ya, sebotol selai strawberry yang amat sulit dibuka. Pada saat itu lima orang berkumpul, dan tak ada satupun yang dapat membuka botol selai itu, termasuk saya tentunya. Entah ada apa dengan botol selai itu, hingga akhirnya tak ada pilihan lain di dalam pikiran kami kecuali membukanya paksa menggunakan benda tajam, atau memecahkan botol kacanya agar dapat mengambil selai strawberry di dalamnya.
                Namun salah seorang dari kami tak ingin menyerah begitu saja. Ia akhirnya meraih botol kemudian duduk bersila dengan kedua tangan menggenggam botol dan memejamkan mata, dan ia berkata “kita harus berkompromi dengan botol ini, tubuh dan kekuatan kita harus menyatu dengannya”. Kami semua tertawa melihat aksinya, terlihat tak masuk akal dan hanya sebuah lelucon belaka, kami pun tak menghiraukannya. Selang beberapa menit terdengar suara “krekk” dan ternyata botol berhasil dibuka olehnya. Ia meletakan botol selai di atas meja dengan senyum mengembang, dan kami hanya dapat diam beberapa saat karena tak percaya.
kuatkan pikiran dan fokus! Maka kita dapat melakukan dan mendapatkan apapun! Kekuatan pikiran dan sugesti diri…terbukti kan…?!” ucapnya renyah seraya tertawa. Aku masih termenung, memandangi botol selai. Itulah hidup, suatu saat akan menemukan kebuntuan dan kesulitan, namun semuanya dapat terbuka tanpa harus memecahkan atau merusak. Keyakinan dan usaha maksimal, itulah kuncinya. Bukankah Allah memberi pesan dalam Q.S. al-Insyirah 5-6:Maka sesungguhnya bersama kesulitan ada kemudahan (5) sesungguhnya bersama kesulitan ada kemudahan. Yakin bahwa setiap kesulitan selalu disertai dengan kemudahan, berbekal keyakinan dan usaha maksimal. Pelajaran berharga yang saya dapat dari sebotol selai.

Tagged:

0 comments:

Post a Comment