Sore ini rinai, tetap rinai sedari pagi
Aku dalam angkutan kota,
Menyaksikan gerimis yang turun satu-satu.
Angkutan kota menunggu penumpang,
Agar setoran tak kurang saat pulang.
Seorang ibu dan anak naik
Oh… sang supir pun menjadi riang
Sang anak menggenggam es krim
Warnanya merah muda menggoda
Tentu segar rasanya
Menjilat-jilat dengan bahagia
Seolah berkata: “Ini hartaku satu-satunya!”
“Kiri!!!” teriak sang ibu tiba-tiba
Tujuannya terlewat sepertinya
Kontan ia menarik tangan anaknya
Anak yang bahagia menjilati es krim tadi
Tiba-tiba es krim terjatuh
Kontan pula sang anak menangis
Memandangi bahagia yang mencair di atas panasnya mesin angkutan kota
Lalu sang ibu membentaknya sengaja
“Sudah tumpah! Biarkan saja!”
Sang anak masih menangis dan terus menangis
Aku terdiam
Memandangi es krim yang meleleh itu
Bergegas meraih telepon genggam
Kutulis pesan singkat
“Nak… ibu akan membelikanmu es krim strawberry. Tak usah membalas pesan!”
Beberapa saat kemudian muncul tulisan di layar
-Pesan Terkirim-
Mungkin akan sampai beberapa tahun lagi
Aku diam…
Kembali memandangi jalanan yang menjadi sunyi
Aku dalam angkutan kota,
Menyaksikan gerimis yang turun satu-satu.
Angkutan kota menunggu penumpang,
Agar setoran tak kurang saat pulang.
Seorang ibu dan anak naik
Oh… sang supir pun menjadi riang
Sang anak menggenggam es krim
Warnanya merah muda menggoda
Tentu segar rasanya
Menjilat-jilat dengan bahagia
Seolah berkata: “Ini hartaku satu-satunya!”
“Kiri!!!” teriak sang ibu tiba-tiba
Tujuannya terlewat sepertinya
Kontan ia menarik tangan anaknya
Anak yang bahagia menjilati es krim tadi
Tiba-tiba es krim terjatuh
Kontan pula sang anak menangis
Memandangi bahagia yang mencair di atas panasnya mesin angkutan kota
Lalu sang ibu membentaknya sengaja
“Sudah tumpah! Biarkan saja!”
Sang anak masih menangis dan terus menangis
Aku terdiam
Memandangi es krim yang meleleh itu
Bergegas meraih telepon genggam
Kutulis pesan singkat
“Nak… ibu akan membelikanmu es krim strawberry. Tak usah membalas pesan!”
Beberapa saat kemudian muncul tulisan di layar
-Pesan Terkirim-
Mungkin akan sampai beberapa tahun lagi
Aku diam…
Kembali memandangi jalanan yang menjadi sunyi





0 comments:
Post a Comment