
Saat ini saya ingin menulis. Menulis apa, saya juga tidak tahu, ingin menulis saja. Atau lebih tepatnya mungkin mengembalikan lagi mood menulis. Setelah sekian lama tak menulis, rasa-rasanya otak menjadi tumpul, miskin ide, tersiksa. Jadi sekarang saya mulai menulis kembali, sebenarnya beberapa waktu lalu saya bukan tidak menulis, saya tetap menulis, tapi tulisan yang tidak saya sukai, tulisan yang didasari atas perintah dan aturan manusia, saya tak suka.
Akhirnya kembalilah saya pada tulisan yang saya inginkan, menulis dengan apa adanya, menulis dengan “jiwa”, menulis dan bukan hanya merangkai kata-kata. Tulisan ibaratnya pakaian yang saya pilih, atau makanan yang saya suka, atau juga merek mobil yang saya ingin membelinya. Tulisan adalah identitas bagi saya, tulisan adalah karakter dan juga jiwa sang penulis yang berbentuk kata-kata. Maka dengan membaca tulisan seseorang, maka kita akan tahu bagaimana orang tersebut sebenarnya. Ah…saya memang sok tahu, tapi tak apalah yang penting saya kembali menulis.
Ingin sekali menulis bukan karena tidak ada yang harus saya kerjakan, menulis di tengah-tengah kesibukan, menulis ditengah tuntutan banyak tugas, menulis di tengah tekanan banyak yang harus dilakukan. Karena menulis adalah nyawa, tidak menulis mungkin saya pilih mati saja. Ah… berlebihan memang, tapi lagi-lagi tak apalah, yang penting saya menulis, itu saja.





0 comments:
Post a Comment